AYAT SERIBU DINAR

0

IRSYAD AL-FATWA : KOMENTAR TENTANG AYAT SERIBU DINAR

Pertanyaan:

Salam Dato ‘Mufti, saya sering mendengar orang berbicara tentang ayat seribu dinar dalam Alquran. Bisakah Anda menjelaskan kepada saya tentang itu?

Menjawab:

Alhamdulillah, puji dan syukur kepada Allah atas nikmat yang tak terhitung banyaknya yang telah diberkahi kepada kita semua. Berkah dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, sahabat dan semua orang yang mengikuti ajarannya sampai hari penghakiman.

Kami mengemukakan beberapa pandangan ulama tentang ayat seribu dinar dalam Surat Al-Talaq ayat 2-3. Allah SWT menyatakan:

ومن يتق الله يجعل له مخرجا ويرزقه من حيث لا يحتسب ومن يتوكل على الله فهو حسبه إن الله بالغ أمره قد جعل الله لكل شيء قدرا

“waman yataq allah yajeal lah mukhrijana wyurziquh min hayth la yahtasib waman yatawakal ealaa allah bisubabih ‘iina allah ‘amrih yajeal allah likuli shay’ qadrana”

“Dan siapapun yang takut kepada Allah – Dia akan memberikan jalan keluar baginya. Dan akan menyediakan untuknya dari tempat yang tidak dia harapkan. Dan barangsiapa mengandalkan Allah – maka Dia cukup baginya. Sungguh, Allah akan mencapai tujuan-Nya. Allah telah menetapkan untuk segala sesuatu tingkat [keputusan]. “Surat al-Talaq (2-3)

Secara umum, menurut ulama tafsir Alquran, Imam Ahmad bin Muhammad bin Ibrahim As-Tha’labi Rahimahullahu Taala, ia menyatakan bahwa surah ini memiliki ayat Madani, 61 huruf dan 247 kata dalam 12 ayat. (Lihat al-Kasyf wa al-Bayan ‘an Tafsir al-Quran, 9/331)

Dia juga mengatakan dalam bukunya tentang manfaat membaca surah ini, dari Abi Kaab RA, dia bersabda Nabi SAW bersabda:

من قرأ سورة يا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِذا طَلَّقْتُمُ النِّساءَ مات على سنّة رسول الله صلّى الله عليه وسلّم

“min qara surat ya ‘ayuha alnabiu ‘iidha talaqtum alnisa’ maata ealaa snnt rasul allah slla allah ealayh wsllm”

“Barangsiapa membacakan surah يا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِذا طَلَّقْتُمُ النِّساء lalu orang itu mati, lalu mati mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.” (Lihat Majma ‘Al-Bayan, 10/36)

Narasi ini dari kitab al-Amali al-Khamisiyah oleh al-Syajari. Di antara perawi termasuk Yusuf bin ‘Atiyyah al-Soffar yang dikenal sebagai penipu hadits. Lebih lanjut, sebagian ulama mengatakan bahwa riwayat ini sangat lemah karena salah satu perawi adalah Sulaim al-Tamami seperti yang tertera di kitab al-Wasit fi Tafsir al-Quran al-Majid.

Pandangan Utama Cendekiawan Islam Mengenai Ayat Ini

Ayat dalam surah ini dikenal masyarakat di Malaysia sebagai ayat seribu dinar. Pertama, kami ingin menjelaskan pandangan para ulama tentang ayat ini:

Menurut Imam Al-Tobari Rahimullahu Taala, dalam bukunya Tafsir Al-Tobari (23 / 43-47), ia menyatakan, dari Masruq bin Abdillah:

ومن يتق الله يجعل له مخرجا قال: المخرج أن يعلم أن الله تبارك وتعالى لو شاء أعطاه وإن شاء منعه, (ويرزقه من حيث لا يحتسب قال: من حيث لا يدري

“wamin yatqinh yajealh mkhrjana qal: almakhraj ‘an yaelam ‘ana allah yubarak wa’iinah jadaruh ,”

(Allah menyatakan): “Barangsiapa takut kepada Allah maka Allah akan memberikan jalan keluar baginya,” yang berarti bahwa cara Allah mengetahui dan jika Dia menghendaki Dia akan memberi atau mencegahnya, dan Allah menyatakan bahwa Dia akan menyediakan dengan cara itu. tidak terduga: yang artinya dari mana tidak diketahui.

Dari Ibnu Abbas RA:

قوله: (وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا) يقول: نجاته من كل كرب في الدنيا والآخرة

“qawlha: (waman yataq allah yajeal lah makhrajana) yaqula: najatuh min kuli karb fi aldunya walakhira”

(Allah menyatakan): “Barangsiapa takut kepada Allah maka Allah akan memberi jalan keluar baginya,” yang artinya selamat dari segala kesusahan atau penderitaan di sini dan di akhirat.

Dari Rabi ‘bin Haitham Rahimahullah:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا قال: من كلّ شيء ضاق على الناس

“waman yataq allah yajeal lah makhrajana qalan: min kl shay’ daq ealaa alnaas”

(Allah menyatakan): “Barangsiapa takut kepada Allah maka Allah akan memberi jalan keluar baginya,” yang artinya keluar dari segala sesuatu yang membatasi atau membatasi manusia.

Dari Ikrimah Rahimahullah:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا قال: من طلق كما أمره الله يجعل له مخرجًا

“waman yataq allah yajeal lah makhrajana qalan: min talaq kama ‘amrih allah yajeal lah mkhrjana”

(Allah menyatakan): “Barangsiapa takut kepada Allah maka Allah akan memberikan jalan keluar baginya,” yang berarti barangsiapa menceraikan istrinya, Allah telah memberi jalan baginya untuk berdamai dengannya selama masa iddahnya atau dengan menikahinya lagi dengan yang baru. mahar jika iddahnya sudah habis (ini untuk istri yang sudah bercerai dengan talak satu dua kali)

Dari al-Suddi Rahimahullah:

في قوله: (وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا) قال: يطلق للسُّنة ، ويراجع للسُّنة ؛

“fi qawlih: (waman yataq allah yajeal lah makhrajana) qal: yutliq llsunt , wayurajie llsunt ;”

ويراجع للسُّنة ؛

wayurajie llsunt ;

Dalam mengomentari (pernyataan Allah): “Barangsiapa takut kepada Allah maka Allah akan memberi jalan keluar baginya,” artinya barangsiapa menceraikan istrinya menurut ajaran Islam maka harus berdamai dengan istrinya sesuai ajaran Islam.

Keadaan wahyu dari ayat ini adalah sebagai berikut:

زعم أن رجلا من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم يقال له عوف الأشجعي, كان له ابن, وأن المشركين أسروه, فكان فيهم, فكان أبوه يأتي النبي صلى الله عليه وسلم, فيشكوا إليه مكان ابنه, وحالته التي هو بها وحاجته, فكان رسول الله صلى الله عليه وسلم يأمره بالصبر ويقول له: إن الله سيجعل له مخرجا, فلم يلبث بعد ذلك إلا يسيرا إذا انفلت ابنه من أيدي العدو, فمر بغنم من أغنام العدو فاستاقها, فجاء بها إلى أبيه, وجاء معه بغنى قد أصابه من الغنم, فنزلت هذه الآية : (وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

“zaeam ‘ana rajulaan min ‘ashab alnabii salaa allah ealayh wasalam yuqal lah eawf al’ashjaei, kan lah abna, wa’ana almushrikin ‘asruha, fakan fihima, fakan ‘abuh yati alnabia salaa allah ealayh wasalama, fayashkuu ‘iilayh makan abnaha, wahalath alty hu biha “

Leave A Reply

Your email address will not be published.